Polsek Kertasari Polresta Bandung Tinjau Langsung TKP Kebakaran Rumah Warga di Wilayah Pegunungan Desa Neglawangi

BANDUNGPRAKASA.COM.Pada Selasa, 03 Februari 2026 sekitar pukul 22.50 WIB, telah terjadi kebakaran bangunan berupa rumah bilik kayu di Kampung Sedep RT 01 RW 01 Desa Neglawangi, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, yang merupakan perkampungan pemetik teh di daerah pegunungan dengan kondisi cuaca dingin dan berkabut.

Bacaan Lainnya

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Kertasari IPTU Fajar Sodik, S.H. mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut diduga kuat disebabkan oleh korsleting arus listrik.

“Wilayah perkampungan pemetik teh berada di daerah pegunungan dengan cuaca berkabut dan suhu dingin. Kondisi tersebut mengharuskan masyarakat lebih berhati-hati, terutama dalam penggunaan instalasi listrik dan alat pemanas, karena sebagian besar bangunan masih berbahan kayu dan mudah terbakar,” ungkap IPTU Fajar Sodik.

Bangunan rumah kayu berukuran 10 x 14 meter tersebut diketahui milik Sdr. Robin (60 tahun), seorang wiraswasta yang beralamat di Kampung Sedep RT 01 RW 01 Desa Neglawangi, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun api menghanguskan seluruh bangunan rumah beserta empat unit sepeda motor yang berada di dalamnya.

Setelah menerima laporan dari warga, jajaran Polsek Kertasari segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan pengamanan lokasi, pendataan saksi dan korban, serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Upaya pemadaman dilakukan oleh Unit Pemadam Kebakaran Pangalengan Kabupaten Bandung dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, dibantu oleh warga masyarakat sekitar. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.50 WIB.
Sebagai langkah pencegahan agar api tidak kembali menyala dan meluas, dilakukan pemutusan arus listrik sementara oleh pihak PLN di sekitar lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai ± Rp70.000.000,- (tujuh puluh juta rupiah), dengan rincian satu unit rumah kayu habis terbakar dan empat unit sepeda motor turut terdampak.

Kapolresta Bandung melalui Kapolsek Kertasari kembali mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pegunungan dan perkampungan pemetik teh, agar meningkatkan kewaspadaan, rutin memeriksa instalasi listrik, serta menghindari penggunaan peralatan listrik yang tidak standar.

Polri hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, serta memastikan setiap peristiwa dapat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *