BANDUNGPRAKASA.COM, CIPERNA CIREBON – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pencegahan potensi kebakaran terus digencarkan Pemerintah Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.
Kuwu Desa Ciperna, Gunawan, mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membakar sampah secara sembarangan. Kebiasaan tersebut dinilai dapat menimbulkan risiko kebakaran, terutama ketika api merembet ke lahan kering maupun area di sekitar permukiman.

Sebagai bentuk nyata sosialisasi kepada masyarakat, sebuah spanduk berukuran raksasa 4 meter x 3 meter dipasang di depan Balai Desa Ciperna. Spanduk tersebut berisi pesan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekaligus menghindari aktivitas pembakaran sampah yang berpotensi memicu kebakaran.
Tak hanya di depan balai desa, sedikitnya empat titik lokasi lainnya juga dipasangi spanduk imbauan berukuran sekitar 3 meter x 2 meter. Pemasangan dilakukan di antaranya di Lapangan Sepak Bola Puser Bumi serta sejumlah titik di lingkungan perumahan warga.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak menganggap sepele persoalan sampah dan api.

Menurut Pemerintah Desa Ciperna, membakar sampah sembarangan bukan hanya berpotensi menimbulkan polusi udara, tetapi juga dapat menjadi sumber api yang sulit dikendalikan apabila mengenai rumput atau lahan yang kering.
Selain persoalan pembakaran sampah, Pemerintah Desa Ciperna juga memberikan perhatian terhadap kebiasaan membuang sampah sembarangan, khususnya di sepanjang jalan raya.
Wilayah Desa Ciperna sendiri merupakan salah satu kawasan dengan arus lalu lintas yang cukup padat. Karena itu, pengguna jalan yang melintas juga diimbau untuk tidak membuang sampah dari kendaraan maupun meninggalkan sampah di sepanjang jalan.

Kuwu Ciperna Gunawan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.
> “Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Ciperna dan secara umum seluruh warga masyarakat yang melintas wilayah Desa Ciperna, mari jaga lingkungan dengan baik dengan tidak membuang sampah serta membakar secara sembarangan,” ujar Gunawan.
Menurutnya, menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, melainkan membutuhkan kesadaran dan kepedulian seluruh masyarakat.
Dengan dipasangnya sejumlah spanduk imbauan di berbagai titik, Pemdes Ciperna berharap pesan tersebut dapat terus dilihat dan diingat oleh masyarakat.
Jangan tunggu terjadi kebakaran baru sadar bahayanya api. Jangan tunggu lingkungan penuh sampah baru bergerak. Kesadaran menjaga lingkungan dimulai dari diri sendiri.






