BANDUNGPRAKASA.COM.Bandung — Dalam rangka mendukung kelancaran Operasi Ketupat Lodaya 2026, jajaran pengamanan Pos Pam Simpang 3 Dangdeur Rancaekek melaksanakan apel pagi pada Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat, khususnya arus lalu lintas.

Apel pagi yang digelar pada pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin oleh PADAL Jalur IPTU Asep Dadan, didampingi PAPOSPAM IPDA Dede, serta berada di bawah pengawasan langsung Kapospam Kompol Deny Sunjaya S.H., M.H. Dalam kegiatan tersebut, pimpinan memberikan arahan terkait tugas dan tanggung jawab personel selama pelaksanaan operasi.
Sebanyak 42 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan ini, terdiri dari 27 personel Polri, 2 personel TNI, 7 personel BKO Narkoba Polda Jabar, 3 personel Satpol PP, serta 3 personel Linmas. Seluruh personel disiagakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah Simpang 3 Dangdeur Rancaekek.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengaturan serta pemantauan arus lalu lintas di sekitar Pos Pam. Kondisi cuaca yang cerah turut mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya S.H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Lodaya 2026.
“Seluruh personel kami siagakan untuk memberikan rasa aman dan memastikan arus lalu lintas tetap lancar, khususnya di titik-titik rawan kepadatan seperti Simpang 3 Dangdeur ini,” ujar Kompol Deny.
Ia juga menambahkan bahwa sinergitas antarinstansi menjadi kunci utama dalam keberhasilan pelaksanaan operasi ini, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
“Dengan kolaborasi yang solid antara Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya, kami optimistis pengamanan dapat berjalan optimal,” pungkasnya.






