BANDUNG PRAKARSA, Cileunyi – Inayah (19) seorang penumpang ojek online (ojol) yang menjadi korban dari kekerasan ojek pangkalan (opang) di Cimekar, Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung saat ini masih menjalani perawatan dan dalam tahap Pemulihan.
Salah satu Mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati itu masih terbaring di Rumah Sakit Al Islam Kota Bandung. Inayah menjadi korban paling parah karena ditarik pelaku hingga terjatuh. Ia pun mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah.
Luka cukup parah di bagian kepala dan wajah itu pun membuat Inayah harus menjalani operasi. Hal itu di ungkapkan saat Kapolsek Cileunyi menjenguknya di rumah sakit.
“Iya jadi saat tadi ke RS Al Islam untuk menemui Inayah. Saat ini sedang dalam tahap Pemulihan pasca operasi pada bagian wajahnya.” Ucap Kompol Rizal, Selasa (31/12/2024)
Sementara Kapolresta Bandung Kombes Pol. Dr. Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Cileunyi Kompol Rizal Adam Al Hasan A.S., S.Pd., menjelaskan, terkait pembiayaan untuk Inayah, pihaknya saat ini masih berupaya mengatur koordinasi khususnya masalah asuransi.
“Jadi bukan berarti korban sangat kekurangan biaya. Cuman saat ini kita masih komunikasikan dan masih kita dalami kasusnya. Karena kan luka yang dialami korban ini terbentur jalan atau bukan, nah ini yang kita masih dalami,” jelasnya.
Namun, Rizal menyebut jika Polsek Cileunyi bersama beberapa perwakilan opang tetap memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga korban yang saat ini tengah merawat bahkan harus menjalani operasi akibat kejadian tersebut.
“Ini kaitannya sehubungan dengan dari pihak rekan-rekan Opang dan juga dari pihak Polresta Bandung memberikan bentuk perhatian, empati kepada korban yaitu Inayah yang kemarin menjadi korban dari perbuatan pidana,” ucapnya.
Rizal juga berharap agar kejadian ini tidak kembali terjadi. Ia berpesan agar semua pihak bisa saling menghargai pekerjaan masing-masing.
“Kami berharap tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti ini, karena akan merugikan beberapa pihak yang memang tidak ada untungnya,” ujarnya.
Sementara itu, Maslani ayah dari Inayah mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Polresta Bandung yang telah bergerak cepat menangani kasus yang menimpa putrinya.
Bahkan menurutnya, pihak Polresta Bandung dalam waktu kurang dari 24 jam bisa menangkap para pelaku.
“Kami berterima kasih kepada pak Kapolres dan jajarannya yang bergerak cepat menangani kasus ini. Dalam waktu kurang dari 24 jam, para pelaku berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka,” ucapnya.
Dirinya juga berharap agar semua pelaku dihukum seadil-adilnya agar menjadi efek jera untuk dikemudian hari.
“Kami berharap hukum ditegakkan seadil-adilnya agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” pungkasnya.






