Polsek Cileunyi Gencarkan Sosialisasi Operasi Zebra Lodaya 2025, Aiptu Awal Candra Datangi para pengemudi Ojeg Pangkalan

BANDUNGPRAKASA. COM. Cileunyi – Dengan telah diberlakukannya Operasi Zebra Lodaya 2025, jajaran Polsek Cileunyi, Polresta Bandung mulai intens turun ke lapangan memberikan imbauan kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh anggota Unit Lalu Lintas Polsek Cileunyi, Aiptu Awal Candra, yang secara langsung menemui para pengemudi ojek pangkalan (opang) di berbagai titik wilayah hukum Polsek Cileunyi. Kamis (27/11/2025)

Sosialisasi ini digelar sejak 17 November hingga 30 November 2025, sebagai langkah awal meningkatkan kesadaran pengendara terkait ketertiban dan disiplin berlalu lintas sebelum memasuki masa Operasi Lilin 2025—momen pengamanan Natal dan Tahun Baru yang biasanya diwarnai lonjakan arus kendaraan.

Bacaan Lainnya

Aiptu Awal Candra tampak menyambangi sejumlah pangkalan ojek yang tersebar di Cileunyi Wetan, Cileunyi Kulon, hingga kawasan dekat terminal dan pusat keramaian. Para pengemudi ojek menerima penjelasan mengenai pentingnya menjaga kelengkapan dan keselamatan berkendara.

Tidak hanya menjelaskan aturan, Aiptu Awal juga berdialog santai dengan para opang, mendengarkan keluhan maupun masukan mereka terkait kondisi lalu lintas di sekitar Cileunyi.

“Bapak-bapak pengemudi ojek ini adalah kelompok yang setiap hari berada di jalan. Kalau mereka tertib, otomatis bisa ikut menekan angka pelanggaran dan kecelakaan,” ujar Aiptu Awal di sela kegiatan.

Dalam sosialisasinya, Aiptu Awal menekankan beberapa poin penting, di antaranya:
Wajib menggunakan helm SNI untuk pengemudi dan penumpang, Lengkap surat-surat kendaraan, Tidak melanggar marka atau menerobos lampu merah, Tidak menggunakan knalpot brong, Tidak membawa penumpang melebihi kapasitas, Menghindari penggunaan ponsel saat berkendara

Ia menegaskan bahwa Operasi Zebra bukan sekadar tindakan penegakan hukum, tetapi lebih kepada edukasi agar angka kecelakaan dapat ditekan.

Kegiatan sosialisasi ini juga merupakan bagian dari persiapan menghadapi Operasi Lilin 2025, mengingat pada periode tersebut mobilitas masyarakat biasanya meningkat drastis. Penertiban sejak dini diharapkan mampu menciptakan situasi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang aman dan nyaman.

Para pengemudi ojek pangkalan yang ditemui menyambut baik kegiatan ini. Mereka mengaku penjelasan yang diberikan membantu mereka memahami aturan lalu lintas secara lebih jelas, termasuk konsekuensi jika terjadi pelanggaran.

Selain berfungsi sebagai edukasi, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, terutama para pencari nafkah di jalan raya seperti ojek pangkalan.

Aiptu Awal juga mengajak para pengemudi untuk menjadi contoh positif bagi pengguna jalan lainnya, karena mereka termasuk kelompok yang paling sering dilihat masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Kegiatan sosialisasi ini sejalan dengan instruksi Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR yang meminta seluruh jajaran meningkatkan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada berbagai elemen masyarakat.

Melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K., Kapolresta menekankan pentingnya menumbuhkan budaya tertib lalu lintas sejak dini.

“Operasi Zebra dan Operasi Lilin bukan hanya soal penindakan, tetapi upaya bersama untuk menjaga keselamatan masyarakat. Edukasi kepada para pengemudi ojek seperti ini sangat penting untuk menciptakan lalu lintas yang aman dan nyaman.”

Dengan adanya sosialisasi berkelanjutan tersebut, Polsek Cileunyi berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan di jalan, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *